About Environment

Selasa, 04 November 2014

MENGINGAT TENTANG PERMAINAN JUMPRITAN


            Mungkin anak jaman sekarang udah terbiasa oleh permainan modern contohnya seperti: gundam, uno video game, bahkan mereka sudah terkena doktrin oleh permainan-permainan modern tersebut dan mereka sekarang jarang bermain permainan tradisional bahkan tidak tahu. Ternyata masih ada anak yang menghargai permainan tradisionalterlebih pada SMPN 10 malang.
Pada saat imtaq pagi saya selalu imtaq di kelas 9H seusai kegiatan itu selagi teman kita yang muslim belum selesai dalam kegiatan imtaq anak baru alias anak kelas 7 membawa mainan yang saat itu menurut saya benar-benar asing dan saya tidak tahu apa nama dan cara bermain dari permainan tersebut, saya yakin pembaca artikel ini juga kebanyakan gak tau permainannya gimana.
            Ternyata namanya gak kalah gaul yaitu JUMPRITAN permainannya sebenarnya simple tetapi harus teliti, alat peraga permainan hanya dari beberapa tusuk sate, cara bermainnya beberapa tusuk sate tersebut dikumpulkan lalu pemain melempar tusuk sate tersebut, saat jatuh pasti tusuk sate tersebut bertumpukan dan inti permainannya pemain harus mengambil tusuk sate tersebut satu per satu dengan syarat tusuk lainnya dilarang bergerak jika bergerak dianggap sudah mati dan giliran selanjutnya yang melempar, hingga pemain terakhir baru dihitung siapa yang mendapat tusuk sate paling banyak itu yang menang dan yang mendapatkan paling dikit itulah yang kalah dan harus dihukumannya, hukumannya sudah disepakati dari awal oleh para pemain. Biasanya sih jongkok berdiri sejumlah jumlah pemain.
            Permainan ini tidak kalah seru dengan permainan modern lainnya. Walaupun terlihat permainan ini hanya melempar tusuk sate dan mengambilnya satu-satu. Permainan ini mungkin sudah jarang dimainkan oleh anak-anak jaman sekarang. Saya sendiri baru tahu permainan ini, saya bangga permainan tradisional tidak kalah seru dengan permainan lainnya.
            Jadi bagaimana kita cara melestarikan permainan tradisional yang nggak kalah seru dengan permainan lainnya, tidak Cuma jumpritan saja tapi banyak permainan, kenapa harus malu dengan mainan khas Indonesia kan nggak jelek juga dan masih layak untuk dimainkan anak-anak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar